Analisis ekstremitas bawah saat aktivitas squat menggunakan elektromiografi
Program penelitian Analisis Ekstremitas Bawah saat Aktivitas Squat Menggunakan Elektromiografi Permukaan merupakan bentuk kolaborasi lintas universitas antara Universitas Nusantara PGRI Kediri (UNP Kediri), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), dan Shanghai University of Sport (China). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman ilmiah mengenai bagaimana aktivitas squat, khususnya dengan penggunaan Bosu Ball, memengaruhi kerja otot ekstremitas bawah.
Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif dan deskriptif dengan metode Surface Electromyography (sEMG) untuk merekam aktivitas listrik otot. Pengukuran dilakukan pada dua posisi squat yang berbeda, yaitu 90° dan 140°, baik tanpa maupun dengan penggunaan Bosu Ball. Fokus utama pengukuran adalah empat otot penting pada ekstremitas bawah, yaitu Rectus Femoris (RF), Vastus Medialis Oblique (VMO), Biceps Femoris (BF), dan Semitendinosus (ST).
Hasil penelitian menunjukkan variasi aktivitas otot sesuai dengan sudut squat. Pada posisi 90°, peningkatan terbesar terlihat pada otot Semitendinosus (79,63%) dan Vastus Medialis Oblique (77,92%), sementara pada posisi 140°, dominasi terjadi pada Semitendinosus (42,93%) dan Rectus Femoris (31,58%). Data ini menegaskan bahwa setiap otot memiliki kontribusi yang berbeda sesuai sudut gerakan, dengan Vastus Medialis Oblique (VMO) menjadi otot yang paling konsisten dominan dalam mendukung aktivitas squat.
Temuan ini memperkaya wawasan biomekanika olahraga, khususnya dalam mengoptimalkan latihan squat sebagai bagian dari program pembinaan kebugaran maupun prestasi. Dengan dukungan teknologi elektromiografi permukaan, penelitian ini memberikan landasan ilmiah mengenai pentingnya pemahaman pola aktivasi otot untuk mencegah cedera sekaligus meningkatkan efektivitas latihan.
Kolaborasi internasional antara Indonesia dan Tiongkok melalui penelitian ini diharapkan dapat menjadi pijakan penting untuk pengembangan ilmu biomekanika olahraga, serta membuka peluang penelitian lanjutan terkait strategi latihan fungsional berbasis bukti ilmiah.
Artikel asli (lihat dan sitasi)




0 Komentar