Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Bimbingan Teknis

Bimbingan Teknis Peningkatan Mutu Pelatih Olahraga bagi Guru PJOK Jenjang SD Tingkat Kabupaten Nganjuk Tahun 2025

Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di tingkat Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Mutu Pelatih Olahraga Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari penuh mulai dari tanggal 3 - 6 November 2025 di SDN 3 Payaman Kabupaten Nganjuk dengan menghadirkan narasumber ahli dari berbagai bidang keolahragaan dari Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Hari Pertama: Pembinaan Atlet dan Pengenalan Ilmu Biomekanika

Kegiatan dibuka secara resmi oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk. Pada sesi pertama, Dr. Wasis Himawanto, M.Or menyampaikan materi bertajuk “Pembinaan dan Pembibitan Atlet Bolavoli di Sekolah Dasar”.
Beliau menekankan pentingnya peran guru PJOK dalam mengenali potensi bakat olahraga sejak dini, serta strategi pembinaan yang berkelanjutan menuju prestasi daerah dan nasional. Sesi selanjutnya diisi oleh Ardhi Mardiyanto Indra Purnomo, M.Or, yang membawakan materi “Ilmu Biomekanika dalam Peningkatan Kinerja Pelatih dan Atlet”.
Dalam paparannya, beliau menjelaskan penerapan prinsip biomekanika pada gerak dasar olahraga, termasuk analisis teknik servis dan smash pada bolavoli menggunakan pendekatan ilmiah untuk meningkatkan efektivitas gerakan.

Hari Kedua: Psikologi dan Pencegahan Cidera dalam Olahraga

Memasuki hari kedua, peserta mendapatkan wawasan mendalam dari Dr. Puspodari, M.Pd melalui materi “Psikologi Olahraga dalam Pembinaan Atlet Usia Dini”.
Beliau menyoroti pentingnya aspek mental dan motivasi dalam proses latihan serta peran guru sebagai fasilitator pembentukan karakter sportif. Selanjutnya, Anis Zawawi, M.Or., AIFO memberikan materi “Teori Pencegahan dan Perawatan Cidera pada Atlet”.
Peserta diberikan pemahaman praktis mengenai penanganan awal cedera, teknik peregangan yang benar, serta pentingnya program pemanasan dan pendinginan yang terstruktur untuk mencegah risiko cedera selama pembelajaran PJOK.

Hari Ketiga: Evaluasi dan Praktik Lapangan

Pada hari terakhir, materi disampaikan oleh Dr. M. Yanuar Risky, M.Pd dan Irwan Setiawan, M.Pd yang membahas “Teori Tes dan Pengukuran dalam Evaluasi Atlet”.
Keduanya menjelaskan cara merancang instrumen tes fisik serta menganalisis hasil pengukuran performa atlet secara objektif dan terstandar. Kegiatan ditutup dengan sesi praktik lapangan yang dipandu oleh Moh. Nur Kholis, M.Or, melalui materi “Praktik Perwasitan Bolavoli”.
Para peserta berkesempatan langsung untuk mempraktikkan teknik dasar perwasitan, memahami peraturan permainan, serta menerapkan simulasi pertandingan secara langsung di lapangan.

Hasil dan Dampak Kegiatan

Dari hasil evaluasi panitia, kegiatan Bimtek ini berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi guru PJOK.
Peserta memperoleh : Pemahaman komprehensif tentang pembinaan atlet usia dini berbasis sains olahraga, Keterampilan dalam menganalisis gerak dengan pendekatan biomekanika, 
Pengetahuan tentang psikologi dan manajemen cedera atlet, serta kemampuan menerapkan tes, pengukuran, serta praktik perwasitan secara profesional.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam meningkatkan mutu pelatih olahraga di tingkat sekolah dasar, serta memperkuat komitmen Kabupaten Nganjuk dalam mencetak generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter sportif.


 

Posting Komentar

0 Komentar